Cara Menghitung Masa Subur Melalui Kalender Haid

Cara Menghitung Masa Subur Melalui Kalender Haid

Memiliki buah hati memang menjadi impian setiap pasangan suami istri meskipun ia baru menikah atau bahkan sudah lama. Agar Anda bisa segera mendapatkan buah hati, ada baiknya Anda mengetahui kapan masa subur Anda agar bisa berhubungan di waktu yang tepat. Ini dia cara menghitung masa subur wanita melalui metode kalender haid!

Siklus Menstruasi Mempengaruhi Masa Subur

Perlu Anda tahu, masa subur wanita sebenarnya sangat bergantung pada siklus menstruasinya. Setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda. Anda harus tahu siklus ini lebih dulu agar bisa mengerti dan bisa menghitung masa subur. Siklus menstruasi adalah rentang dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya.

Normalnya, setiap wanita memiliki rentang menstruasi selama 21 hingga 35 hari. Namun, rata-rata wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari. Untuk masa subur, ada di antara siklus menstruasi ini. Jika terjadi pembuahan di masa subur yang berada di antara siklus menstruasi ini, maka kehamilan pun bisa terjadi.

Bagaimana Cara Menghitungnya?

Untuk menghitung masa subur, hal pertama yang harus Anda tahu adalah hari pertama menstruasi menandakan siklus kalender haid itu. Selama siklus menstruasi berlangsung, ovarium akan melepaskan sel telur ke tuba falopi dan inilah yang disebut dengan masa ovulasi. Sel telur dapat bertahan hingga 24 jam setelah dilepaskan.

Nah, selama 24 jam ini, ketika sel sperma membuahinya, maka kehamilan dapat dipastikan akan terjadi. Namun, bukan berarti Anda hanya bisa berhubungan di masa ini saja. Sperma tetap bisa hidup dan berenang dalam tuba falopi selama beberapa hari setelah berhubungan seks dan masih bisa membuahi sel telur yang ada di ovarium.

Untuk cara menghitung masa subur untuk pembuahan sel telur lainnya, Anda bisa menghitung siklus menstruasi Anda selama 6 hingga 12 bulan terakhir lebih dulu. Jika sudah, silahkan kurangi masa siklus terpendek dengan angka 18. Misalnya, bila masa terpendek Anda adalah 28 hari, Anda bisa menguranginya dengan angka 18 dan hasilnya adalah 10.

Itu artinya, 10 hari setelah siklus haid dari hari pertama adalah masa subur Anda di hari pertama. Sedangkan untuk mengetahui kapan akhir masa subur, Anda bisa mengurangi siklus menstruasi terpanjang selama satu tahun dengan angka 11. Semisal siklus terpanjang Anda adalah 32 hari dan dikurangi sebesar, maka artinya masa akhir subur Anda ada di hari ke 21.

Jika Anda ingin cepat memiliki buah hati, ada baiknya Anda berhubungan intim di antara hari ke 10 hingga hari ke 21 siklus kalender haid Anda. Cara menghitung masa subur dengan metode kalender ini memang cukup efektif. Namun, bila Anda memiliki banyak pengganggu seperti stres, kondisi medis hingga penggunaan obat-obatan, bisa jadi cara ini tak berhasil.

admin

shares